Ternyata, menjaga hati ini adalah hal yang sangat sulit saya lakukan dalam beberapa waktu ini.
Tiap kali mata terjaga hingga ia terkatup di penghujung malam, ada saja nama itu tersebut.
Tanpa malu, rasa itu memeras dada yang sudah terlalu rapuh untuk kembali menyimpan senyumannya. Bergemuruh dengan kuat, getarannya tajam. Menusuk relung hati terdalam.
saya bertanya-tanya, "Apa penyebabnya?"
Ah, tanpa rahmat-Mu ya Allah.. mata ini tetaplah rabun dari kebenaran, telinga tetap tuli, hati terkunci. Lalu, hanya kepasrahan kepada dzat-Mu yang maha suci lah tubuh dan jiwa ini kurubuhkan. Bersujud. Menghinakan diri.
Saya menyerahkan seluruh rasa Galau ini kepadamu, Ya Allah, Tuhan yang membolak-balikkan hati manusia.
Maka, biarlanlah hati ini terpaut dengan cinta-cinta yang memgarah kepadamu.
tautkanlah ia..
Tidak harus saat ini, juga tidak perlu terlalu lama. Namun yang paling utama adalah fokus. Fa Izaa faroghta fangsob.. wa ilaa Robbika farghob!
Tiap kali mata terjaga hingga ia terkatup di penghujung malam, ada saja nama itu tersebut.
Tanpa malu, rasa itu memeras dada yang sudah terlalu rapuh untuk kembali menyimpan senyumannya. Bergemuruh dengan kuat, getarannya tajam. Menusuk relung hati terdalam.
saya bertanya-tanya, "Apa penyebabnya?"
Ah, tanpa rahmat-Mu ya Allah.. mata ini tetaplah rabun dari kebenaran, telinga tetap tuli, hati terkunci. Lalu, hanya kepasrahan kepada dzat-Mu yang maha suci lah tubuh dan jiwa ini kurubuhkan. Bersujud. Menghinakan diri.
Saya menyerahkan seluruh rasa Galau ini kepadamu, Ya Allah, Tuhan yang membolak-balikkan hati manusia.
Maka, biarlanlah hati ini terpaut dengan cinta-cinta yang memgarah kepadamu.
tautkanlah ia..
Tidak harus saat ini, juga tidak perlu terlalu lama. Namun yang paling utama adalah fokus. Fa Izaa faroghta fangsob.. wa ilaa Robbika farghob!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar