My Movements Trip.

Selasa, 25 September 2012

Dakwah: Sebuah Cinta Yang Melahirkan Generasinya

Masih dengan kata-kata ustadz Rahmat Abdullah yang pernah abi kirimkan lewat SMS ketika saya masih di Indonesia;

"Dakwah adalah cinta. Dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu, sampai pikiranmu, sampai perhatianmu.     berjalan, duduk dan tidurmu.. bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah, tentang umat yang kau cintai.. lagi-lagi memang seperti itu. dakwah, menyedot saripati energimu, sampai tulang belulangmu, sampai daging terakhir yang menempel ditubuh rentamu. tubuh yang luluh lantak diseret-seret.. tubuh yang hancur lebur dipaksa berlari.."

Mungkin dulu, ketika aku baru menerima pesan itu, yang kurasakan hanyalah keindahan dari bait-bait kata yang tertulis dalam kalimat-kalimat tersebut. yah, hatiku ketika itu bergetar, namun entah karena apa sampai saat ini aku tidak mengerti apa yang membuat hatiku bergetar, sehingga aku menyimpulkan bahwa keindahan kata itulah yang mewakili setiap getaran dan kekaguman dari bait-bait yang diciptakan oleh ustad Rahmat Abdullah.

Dakwah, jiwaku yang dulu terkurung dalam lingkungan yang abstrak, dan dikelilingi oleh teman-teman yang selalu menghabiskan harinya didepan internet, membuatku tidak bisa mengerti akan essensi dari kata tersebut. juga aktifitasku yang hanya bertujuan mencapai kepuasan individu tidak menolong jiwa ini untuk merasakan kedalaman maknanya. sebuah kata yang telah Allah rancang untuk tiap pribadi muslim tanpa terkecuali;

نحن دعاة قبل كل شيء

Ya, mengajak.. mengajak diri ini untuk terus berada dalam kebaikan, juga untuk orang-orang disekitar kita. menjadi pribadi mu'min yang berkualitas. bersama-sama mengamalkan amalan-amalan solih, saling nasehat-menasehati dalam kebaikan juga dalam kesabaran. -maka dakwah itu adalah cinta.

Lalu berkumpul, berkumpul dengan orang-orang yang memiliki komitmen untuk memenangkan dakwah ini, mendengarkan kisah-kisah perjuangan mereka, merasakan kekuatan kesabaran mereka, juga harapan-harapan yang mereka bagikan kepada kita tentang sebuah keyakinan akan sebuah kemenangan dan pertolongan yang besar.! -dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu.

إذا جاء نصر الله والفتح

Komitmen, kesabaran, harapan dan keyakinan mereka mengakibatkan diri mereka harus berbenturan langsung dengan kepentingan-kepentingan yang tidak mau Islam itu berjaya, yang tidak mau keadilan itu ditegakkan dan jalan-jalan untuk menguasai sesama manusia itu dihancurkan. maka pribadi-pribadi yang teguh dalam komitmen dakwah ini tak jarang merasakan cercaan, hinaan, fitnah dan makar-makar yang ingin menghancurkan langkah kaki mereka, kemesraan hubungan ukhuwah diantara mereka, bahkan mereka harus bertentangan langsung dengan umat yang mereka dakwahi.. -Sampai pikiranmu, sampai perhatianmu.     berjalan, duduk dan tidurmu.. bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah, tentang umat yang kau cintai..

- lagi-lagi memang seperti itu.

Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri mereka mengorbankan sepertiga malamnya untuk mentarbiyah anak-anak mudanya, walau terlihat dimata mereka rasa lelah ketika harus menyambi untuk kehidupan anak istri mereka. Namun senyum tetap merekah di bibir mereka, yang selalu kami artikan akan sebuah kesenangan akan berhasilnya mereka merebut cinta Tuhan mereka. Nasihat-nasihat merekapun hampir selalu bertemakan tentang keikhlasan, pengorbanan dan perjuangan, yang sebenarnya sudah sering kami temukan dalam keseharian mereka. -Dakwah, menyedot saripati energimu, sampai tulang belulangmu, sampai daging terakhir yang menempel ditubuh rentamu.

Maka untuk saat ini, biarkanalah kami yang meneruskan perjuangan yang telah engkau dapatkan dari warisan Nabi dan para sahabatnya.. -Tubuh yang luluh lantak diseret-seret.. tubuh yang hancur lebur dipaksa berlari..

25/09/2012. mutsallats.

Selasa, 18 September 2012

Saya & Kepenulisan


    Tiga hari kebelakang merupakan hari yang melelahkan dan menguras otak saya, bermula dari pelatihan  kepenulisan yang di adakan oleh lembaga kajian “Study Informasi Alam Islami”, yang biasa kita sebut dengan SINAI. berkecimpung dalam dunia tulis-menulis memang bukanlah hal yang baru bagi diri saya , terlebih ketika dulu saya harus menjadi seorang pimpinan mading waktu di pondok ataupun menjadi pimpinan redaksi sebuah buletin kekeluargaan mahasiswa Lampung yang berdomisli di mesir.



    Dulu ketika saya masih di pondok, bermodalkan kemampuan menggambar yang bisa dibilang special dibanding teman-teman yang lain, saya berani megambil amanah untuk menjadi pimpinan mading waktu kelas 2 Madrasah ‘Aliyah, memang saat itu dunia tulis-menulis adalah sebuah hal yang baru bagi diri saya secara pribadi, meminta teman untuk mengisi beberapa kolom kepenulisan di mading tersebut dan saya hanya mengerjakan bagian dekorasi dan ilustrasi adalah hal yang biasa saya lakukan kala itu.

    Namun dengan mengenalnya dunia tulis-menulis tidak membuat saya langsung tertarik untuk berkecimpung di dalamnya, karena waktu saya masih remaja dulu, hal yang paling menarik minat dan bakat saya adalah kegiatan menggambar serta seni bela diri. Dan kebiasaan buang-buang nyoret-nyoret buku ketika “Kegiatan Belajar Mengajar” berlangsung di kelas adalah hal rutin yang mengganggu pencapaian nilai Raport saya ketika masa remaja dulu.. hahaha.



    Mau ataupun tidak, saya harus mengakui bahwa motivasi saya untuk menulis timbul karena pengaruh seorang teman- Rofi Uddarojat namanya, orangnya biasa-biasa saja menurut saya, ganteng engga’,, berkharisma juga engga’, namun yang membuat saya memberikan nilai positif padanya disebabkan oleh tindakannya yang mencerminkan seorang pelajar yang sejati, terlepas dari nilai ideology dan faham beliau yang sedikit liberalis.

    Beliau memberikan suatu hikmah kepada saya bahwasannya dengan menuangkan pemikiran kita dalam sebuah tulisan, kita bisa membawa orang lain untuk berdiri bersama dalam perjuangan yang sedang kita rintis. Saya berdo’a untuk kebaikan beliau, semoga kita bisa bersama-sama mendapat hidayah dari Allah SWT agar kita bisa ikhlas berjuang untuk agamaNya secara mutakamilah dan mutsyamilah- secara sempurna dan menyeluruh, tidak sebatas dalam Aqidah dan Ibadah di masjid saja, bahkan dari segi politik, berinterkasi sesama manusia, dan pendidikan juga harus sesuai dengan apa yang diinginkann oleh Allah dan RasulNya, amin.

    Sering kita dengar ; “Mimpi tanpa kerja nyata adalah nol.”, bisa disebut kata-kata bijak itulah yang menggambarkan saya kala itu. Ketika tahun terakhir saya di pondok, tulisan saya sering terlantar. Ketika saya sudah di mesir dan dekat dengan internet, saya malah keasikan dengan anime dan manga. Hingga sebuah jalan takdir mengubah jalan hidup saya… ciee..

    Lagi-lagi kala itu saya diamanahkan untuk memimpin penerbitan buletin Kekeluargaan Mahasiswa Lampung di mesir, padahal saat itu adalah tahun pertama saya masuk kuliah Al-Azhar.

“Tahun pertama kuliah di Al-Azhar sangatlah menentukan, jika antum Rosib (gagal) maka tahun-tahun selanjutnya akan sangat susah untuk antum jalani dan biasanya berefek malas berkelanjutan, membawa Madah (Mata pelajaran) juga akan memberatkan satu tahun kedepan, maka solusi yang tepat adalah mendapatkan nilai yang bagus. Husnul bidayah wa nihayah.. “

Nasihat seorang senior-ka’ Azzam As-Sidqi, dalam sebuah pengajian.


    Ketika itu saya dilanda kebingungan, antara mengambil amanah itu atau fokus kuliah, karena yang saya tau membuat buletin itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, harus ada rapat dewan redaksi untuk menentukan apa isi dalam buletin itu nanti, lalu mencari penulis-penulis di setiap kolom, juga me-report sumber berita, dan kala itu yang tidak bisa saya temukan adalah seseorang yang bisa mengaplikasikan MS Publisher untuk menentukan tata letak tulisan dan gambar secara professional.

    Ditambah yang mau bekerja dalam tugas ini hanya ada tiga orang.. maka ke khawatiran saya terhadap tugas ini makin menjadi-jadi. Hingga seorang ustadz saya-Ustadz Irwanid Lc., menasehati saya dalam sebuah majlis.

“Amanah itu bukan untuk dikejar-kejar, namun tatkala antum diamanahi oleh seseorang maka ambillah, jika antum membutuhkan waktu lebih untuk menjalankan amanah itu, bukannya waktu belajar antum yang dikurangi, namun yang dikurangi adalah waktu tidur antum.”

    Alhamdulillah satu tahun telah berlalu, seiring berjalannya waktu amanah itu terselesaikan, dan kenyataannya memang tidak sekonyol seperti yang saya pikirkan dulu.  akhirnya jumlah orang yang mau berpartisipasi bertambah menjadi empat orang, bahkan saya begitu banyak mendapat kesempatan untuk belajar tentang dunia desain grafis saat itu. Dan yang tak kalah penting, saya mulai sedikit menemukan karakter kepenulisan saya ketika harus mengisi beberapa kolom yang tidak diisi oleh penulis yang diminta.

    Terselesaikannya sebuah amanah ini rupanya hanya menjadi sebagian kebahagiaan saya saat ini. impian untuk mendapatkan hasil yang bagus di tahun pertama saya kuliah di Al-Azhar rupanya terwujud, Bahkan secara mengejutkan nilai saya sedikit lebih baik dibanding sebagian teman saya yang tidak aktif di organisasi manapun. Dan kepada Allah-lah saya mencurahkan segala rasa syukur atas dikabulkannya segala do’a dan impian selama ini.



Kesimpulan:

    Kini yang saya sadari, menjadi seorang pribadi yang terus bergerak untuk kebaikan diri ini dan orang-orang disekitar kita adalah sebuah proses yang tidak ternilai harganya dan kelak akan membawa begitu banyak keberkahan. Namun tidak bisa dipungkiri, semakin banyak kita bergerak dan semakin banyak kita menulis pasti akan menemui kejenuhan dan jalan-jalan yang terlihat buntu.
Maka salah satu karakter yang harus dimiliki oleh para aktifis dan penulis muda islam adalah bertaqwa kepada Allah SWT. karena Allah SWT sudah memastikan jalan keluar dari begitu banyak kesusahan hanya dengan bertaqwa kepadaNya.

قال تعالى : و من يتق الله يجعلّه مخرج و يرزقه من حيث لا يحتسب

    Maka langkah saya mengikuti tes seleksi perekrutan kader dan sekolah menulis SINAI adalah langkah saya yang selanjutnya untuk terus memupuk kemampuan saya dalam dunia kepenulisan, serta menjadi sebuah pribadi yang lebih bermanfaat bagi diri sendiri dan orang  lain dengan tulisan-tulisan saya. Apalagi saya sadar bahwa saya sangat minim pengetahuan tentang dunia tulis-menulis saat ikut seminar perekrutan kader SINAI.

    Dan satu hal lagi yang sangat saya syukuri, merespon saran dari Ustadz Muhammad Jamaluddin ketika seminar dalam acara tersebut, bahwasannya jika kita ingin memasuki sebuah organisasi, hal yang mesti kita lihat dulu dari organisasi tersebut adalah ideolodi, visi, serta misi mereka, apakah ideologinya bertentangan dengan ideology kita atau tidak?. karena dalam sebuah organisasi kita harus bisa menjadi diri kita sendiri tanpa harus bertentangan dengan ideology organisasi tersebut.

    Dan saya melihat bahwasannya lembaga Kajian Alam Islami ini adalah sebuah komunitas yang tepat untuk menempa diri saya kedepan. “Bersama Islam menuju masa depan gemilang..!!”

    Dan saya meminta bantuan do’a dari rekan-rekan yang membaca tulisan ini agar saya bisa lolos seleksi dan menjadi kru tetap kajian SINAI, yang dimana saat ini saya masih mengikuti tes seleksi dalam acara “Sekolah Menulis SINAI”.

Terima kasih dan semoga bermanfaat.. Hhe.

Rabu, 12 September 2012

How To: Mengakses halaman blog lebih cepat!!

hey did you know,,??
beberapa waktu lalu ketika saya pertama kali menggunakan blogger, saya langsung mengubah latar belakang dan header template dengan beberapa fitur baru, terang saja, fitur yang saya gunakan menambah beban dalam proses mengakses halaman blog saya. saya pikir itu adalah hal yang wajar, namun ketika saya mengikuti pelatihan blog, narasumber memberi tahu kepada kami beberapa tips yang kiranya dapat memepercepat loading untuk mengakses halaman blog kita..

yu' kita ikuti beberapa langkah mudah ini...

1. kamu harus log in blogger dulu.. :))

2. cari tulisan "desain", lalu kamu klik!!


3. klik tulisan "Edit html"..



4. klik "lanjutkan"


5.kalian akan menemukan di setiap kode "html" terdapat longkap paragraf  yang begitu banyak,, hapus semua "longkap paragraf" sebisa mungkin, contohnya:

dari yang seperti ini:

jadi seperti ini:


setelah semuanya sudah kamu rubah, lalu klik "simpan perubahan"..

maka akses halamanmu akan bertambah lebih cepat..
selamat menikmati.





Waktu (Kosong) Liburan. and bye.. bye..


    Waktu kososng, begitulah biasa kita menyebutnya, waktu dimana tugas telah selesai kita kerjakan (atau juga mungkin belum), serta waktu berlibur yang masih menyisakan beberapa pekan lagi, sedangkan liburan dan jalan-jalan sudah selesai dari beberapa hari yang lalu.

    Bagi saya yang merupakan mahasiswa Al-Azhar tingkat satu (InsyaAllah naik tingkat dua.. hehehe), memiliki waktu seluang ini merupakan berkah tersendiri namun terkadang juga menjadi sesuatu yang bisa membuat saya gila. Terutama ketika liburan musim panas pertama saya kali ini, tiga bulan tanpa ada aktifitas perkuliahan memang memudahkan saya untuk mengurus beberapa hal yang berkaitan tentang minhah, organisasi, dan ikut serta dalam dinamika mahasiswa mesir yang sedang mencari sebuah sosok pemimpin yang baru ataupun sekedar ikutan mukhoyam bersama mahasiswa-mahasiswa asing lainnya di beberapa muhafadzoh di mesir.

    Mungkin inilah yang disebut syndrome menjelang dimulainya aktifitas “kegiatan belajar mengajar” lagi, kangen dengan para duktur yang yang ngomong make’ bahasa ‘Amiyah, kangen sama antrian panjangnya para mahsiswa untuk mengambil tasdik, kangen dengan sesaknya kelas untuk mencari tahdidan, kangen, kangen dan kangen.

    Bisa dibilang semua rasa kangen yang berkaitan dengan aktifitas belajar ini sama seperti sebuah ayat yang telah Allah sebutkan dalam Al-Qur’an.

"عسى أن تحبّوا شىء و هو شرّ لكم"
“bisa jadi kalian mencintai sesuatu padahal sesuatu itu buruk bagi kalian”

    Kalimat buruk yang saya maksud bukan dalam artian yang sebenarnya ko’.. hehe. Ayolah jangan terlalu serius kawan, saya akui memang saya bukanlah seseorang yang rajin, disiplin, serta punya keinginan kuat untuk masuk kelas setiap hari, namun lingkungan saya-lah yang membuat saya merasakan rasa kangen yang menipu ini. Sebut saja ketika muhadhoroh berjalan nanti, tentu saya akan masuk daftar orang-orang yang masih berjibaku dalam selimut di musim dingin nanti.. hehehe

    Oke entah kenapa, akhirnya kita harus siap untuk mengatakan ucapan selamat tinggal kepada liburan yang sebentar lagi akan menghilang, kebiasaan begadang nonton bola dan fesbukan, tidurnya diganti dari pagi sampai jam satu siang, ngelamun ngga’ karuan, ngobok-ngobok nyari film di hard disk orang. Yah semua itu harus segera ditinggalkan.

bye.. bye liburan.. :')

09/09/2012, Qosr El-Suq.

Selasa, 04 September 2012

multiply to blogger.

    Empat september dua ribu dua belas, hari resmi saya pindah dari rumah yang lama, "share2search.multiply.com" menuju "Blogger". sedikit bingung juga sih setelah ngece-ngecek berbagai perkakas rumah baru di blogger, pertama-tama saya kira ini hanya akun google + biasa, "dimana beranda buat tampilan blog-nye?", "nulis entri tulisannye dimane?", "trus kalo ini begimane?? knape ada tampilan bgini ya?? buat apa yang ini ya??..", begitulah alam bawah sadar saya bertanya-tanya.

    Kalo sekilas, terlihat akun google tuh bener-bener simple. terbukti, semua pertanyaan yang muncul diatas adalah murni kesalahan saya yang ngga' geser scroll mouse lebih kebawah saat dimintai oleh google untuk "konfirmasi profil.", dan kalo udah begini saya jadi terlihat sedikit kampungan ya.. ahahaha.

    Oh iya, untuk anniversary rumah baru saya, saya ingin sedikit mengenang rumah saya yang lama, dimana keinginan saya untuk serius dalam dunia tulis-menulis dimulai, yah, sedikit mengenang agar ketika semangat itu turun, bisa kembali lagi ketika saya melihat foto ini, dan semoga teman-teman juag bisa ikutan semangat.. ahha..


    Salah satu tulisan selamat datang kala itu adalah cuplikan kata-kata dari seorang asisten imperium muda romawi "cicero".

“Kata, kata, kata. Tak ada habisnyakah akrobat kata yang dapat kaulakukan?” komentar terakhir Lucius kepada Cicero, yang diingat oleh tiro tatkala malam perayaan .

Dunia indah selalu berawal dari kata-kata kawan.. :)


    Nah, kalo yang ini, saya sebut "get story with images!!", kenapa?? soalnya ini adalah saat pertama kalinya saya sedang menggeluti dunia desain grafis, Photoshop dan Corel Draw.. di mesir hobby menggambar saya kurang di apresiasi, namun akhirnya bisa kembali tersalurkan dengan kedua program ini.. Corel Draw dan Photoshop..


    Nah, yang paling bawah ono, bisa ente baca sendiri "viewing history", kenapa harus diinget?? soalnya yang satu ini termasuk yang paling sering bikin saya penasaran setiap kali buka blog, entah itu pingin tau udah berapa banyak pengunjung di blog saya, serta membuat saya terus berdo'a penuh harap agar pengunjug blog saya makin banyak tiap harinya.. hehehe.. termasuk seberapa sering sih kenalan saya berkunjung kerumah saya.. :)

    Yah,, seiring berjalannya waktu, rumah saya yang lama akan segera dihapus keberadaannya di dunia yang maya ini.. hehe,, selamat tinggal rumah yang lama,, sayonara Share2search.multiply.com..

Let's make a new "Move" fella.. :3