My Movements Trip.

Rabu, 31 Oktober 2012

Akhirnya terkapar juga..

Yah, akhirnya badan saya ambruk juga. Kurang lebih dua minggu saya berkutat dengan aktivitas yang lumayan padat. Terhitung dari tanggal sepuluh oktober saya menulis jadwal sekunder yang harus disertai jadwal aktifitas primer. 

Mulai dari jadwal jilsah, kuliah dan “Sekolah Menulis Sinai” yang ketiganya menjadi prioritas, lalu dibarengi dengan jadwal sekunder, semacam talaqqi di masjid Azhar, berkunjung ke perpustakaan mahasiswa Indonesia dan olah raga di central Zahra bareng ikhwah-ikhwah yang ada di mesir, semuanya berjalan lancar sampai-sampai uang bulanan yang biasanya nyisa diakhir bulan harus habis di tengah jalan gara-gara terpakai untuk bayar ongkos bus yang udah mulai ga’ bersahabat dengan mahasiswa.

Sedikit informasi, saat ini saya tinggal di daerah hussain, dekat dengan masjid Al-Azhar, dan harus menempuh perjalanan yang lumayan jauh untuk bisa ikut beraktifitas dalam dinamika yang ada di masisir. Sedangkan pusat aktifitas di sini terdapat didaerah ‘asyir. :P

By the way, saya mulai sering pulang malam karena disibukkan beberapa agenda, mulai dari rapat panitia acara “ORMABA anak-anak ISLAH yang baru datang” hingga berlangsungnya acara, terkadang saya harus ngorbanin waktu kuliah buat nyiapin ni acara. Cape, pegel, yah namanya juga amanah.

Belum selesai  acara ormaba,, eh, tiba-tiba dapet amanah buat ikut serta ngadain acara Open House, rapat lagi.. rapat lagi.. bukan Cuma satu, tapi TIGA acara Open House di tempat yang berbeda. Yah, berhubung saat itu udah mau Idhul Adha, dan ini udah lazhim di kalangan Masisir. “agar silaturrahmi makin erat dan tetap terjaga.” Begtu mereka berkeyakinan.

Jika esok hari saya ga’ ada kerjaan di daerah a’asyir, saya lebih memilih pulang malam ke daerah hussain dari pada harus pulang ketika pagi hari, jika dihitung-hitung, saya bisa tidur sampai jam delapan diatas kasur yang empuk dari pada harus berdesak-desakan dengan para mahasiswa di bus 80 coret. Mungkin karena terlalu sering terkena angin malam tubuh saya perlahan mulai terasa lelah.
Beruntung saya memiliki sahabat-sahabat uniq yang tinggal di daerah musallas, terkadang setelah nunggu bus malem-malem dan tak kunjung datang bus-nya, saya hanya bisa pasrah dan kembali ke rumah mereka. Walau terkadang saya sering cari-cari alasan untuk nginep disana, mengulang tawa, ejek-ejekan, ng’gosip, nonton film atau main PES 2011 juga PES 2012 dan yang sekarang PES 2013. Yah seperti dulu ketika masih di pondok, ga’ jauh beda kalo udah ngumpul sama mereka.. ahaha.

Ah, akhirnya semua amanah itu selesai juga, seperti perkiraan saya, saya akan ambruk setelah acara-acara itu selesai, beruntung acara-acara tersebut berjalan ketika kuliah lagi libur, walau beberapa jadwal kuliah sebelumnya terpaksa saya tinggalkan gara-gara harus ikut rapat.

Dan seandainya setelah ini semua saya memiliki waktu luang untuk kembali focus belajar, saya akan sangat senag untuk mendapatkan waktu luang tersebut. Namun, terkadang amanah-amanah baru sering bermunculan, karena seandainya saya hanya hidup untuk diri sendiri, tentu memiliki waktu luang adalah hal yang mudah, akan tetapi bukankah kita semestinya hidup untuk orang lain juga??, sebagaimana kita telah hidup dan bisa terus berjalan menapaki puncak prestasi berkat pengorbanan orang lain juga.

Sungguh berkesan nasihat ustadz saya ketika saya mengeluh kepadanya tentang begitu banyak amanah yang saya pikul, beliau berkata “Amanah itu bukan untuk ditolak, dan jika kamu harus meluangkan waktu utnuk menjalankan amanah tersebut bukan waktu belajar yang kamu korbankan akan tetapi waktu tidurmulah yang harus kamu kurangi.”

Di  lain kesempatan senior saya yang lain yang sudah berpengalaman di dunia organisasi memberi nasihat kepada saya tatkala kita harus berhadapan dengan amanah yang terkadang tidak bisa kita jalani atau tatkala kita jalani akan  berdampak buruk bagi kita, “berani katakana ‘TIDAK’.” Nasihat beliau. Dan Alhamdulillah,, semua nasihat itu selalu menginspirasi saya di setiap langkah yang hendak saya tapaki.

Tolong do’anya ya agar saya bisa kembali beraktifitas di negeri seribu menara ini.. salam.. :)

Kamis, 18 Oktober 2012

"Cinta Itu Nyata"

 Cinta Itu Nyata



Ketika

Aku

Menyebut

Nama-Mu






Cairo, Dzul Hijjah 2012


Tauladan I

Tauladan I





menghela nafas kawan
dalam sebuah rutinitas yang
kunamakan "sebuah perjuangan"

bagi kamu
kata perjuangan selalu memiliki
makna yang sama.
ia mengalir dari hati
menggerakkan kedua kaki
berjalan, berlari
berjalan, berlari
jika lelah sebentar mereka minta
berehenti
bagiku pun seperti ini

bagi kamu
Arafah memiliki sebuah sejarah
kamu tahu
aku tahu
yang lain pun seharusnya tahu

"Hari ini telah ku sempurnakan bagimu
agamamu"
ah, hari ini ayat itu yang kau
bacakan di majelis kita
di tengah obrolan kita
bahkan mungkin nanti di tengah-tengah
mimpi kita

nanana
sebuah hikayat tentang
tauladan kita di sana

lalala
jauh sebelum kita
punya tubuh dan kepala

nanana
berjuang tiada henti
di atas pelana

lalala
jauh dari sifat
buruk juga tercela

nyanyanya
dan semoga kita bisa meneladaninya.




Cairo, Dzul hijjah 2012

Jumat, 12 Oktober 2012

a lesson from the storm

 
 
when the storm has passed..
there will be a storm
that will come later.
water flows in the rivers and plants thrives.

that's how God teaches the meaning of a life.
we should understand its

and the best place to get through the
storm that was gathering together a group,
sway like grass or fallen
like an old tree.

Musyawarah in a decision, and then
confront together.
or fall within an mistake which must
be borne by yourself.

God has taught it to us.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sabtu, 06 Oktober 2012

Pe-Er SMS: "Menulis Berita"

wokeh,, udah lama nih belum posting di blog,, saking asiknya ngikutin Sekolah Menulis SINAI (SMS), eeh lupa ama temen-temen.. ahahaha..

selama di SMS ane sering banget dikasih Pe-Er gitu,,, nulis berita-lah,, opini-lah,, sekarang disuruh bikin makalah,, atau kerangkanye-lah. oke, itu semua mudah, yang susah itu ngeluarin duit buat ng'print dan photo copynya.. ahahah

nih salah satu Pe-Er yang ane kerjain, "Nulis Berita". banyak banget kesalahan pas di koreksi tapi enjoy aje ye bacanya.




Nilai Mumtaz di Berikan Kepada Mahasiswa Asal Lampung Program Pasca Sarjana di Universitas Al-Azhar.

Semenjak didirikannya IKMAL Mesir sekitar tiga tahun yang lalu, akhirnya organisasi tersebut berhasil membawa seorang anggotanya meraih predikat Mumtaz dalam sidang tesis Program Pasca Sarjana Kuliyah Ushuluddin-Jurusan Hadits, di Universitas Al-Azhar-Kairo. Hari Senin kemarin (9/24).

Sosok yang berprestasi tersebut bernama lengkap Ahmad Ikhwani. laki-laki kelahiran tanah Lampung ini memilih Auditorium Dr. Abdul Halim Mahmud sebagai tempat untuk memperjuangkan  tesis-nya yang ia beri judul “Kaji Hadis seputar Sumpah Nabi dalam Kutub As-sittah”.

Sidang yang berjalan lancar tanpa hambatan ini tentunya membuat lelaki yang kesehariannya menjadi seorang penyiar radio di Daerah Kairo ini pantas bahagia. 

Nada bahagia juga disampaikan oleh saudara Ahmad Muhith Ridwan ‘Aly, selaku gubernur IKMAL Mesir masa bakti 2011-2012. Ia mengaku sangat senang ketika nilai mumtaz diumumkan oleh para penguji, hal ini disebabkan karena rasa penasaran beliau dari penantiannya yang tidak sebentar “Seneng banget, soalnya orang yang selama ini kita tunggu-tunggu akhirnya selesai juga. karena kabar dari dulu mau munaqosyah, tapi tertunda terus.”

Beliau juga berpesan kepada para anggota IKMAL Mesir yang lain agar bisa mengambil pelajaran dari keberhasilan Pak Ikhwani atas usahanya dalam meraih gelar Magister “Semoga bisa menjadi pemicu bagi teman-teman yang lain agar terpecut semangatnya.” (Kairo,26/9/2012.)




KBRI Kairo Membentuk Badan Persatuan Kesenian dan Kebudayaan di Ranah PPMI Mesir.

Kantror KBRI Kairo-Acara Sarasehan Kesenian dan kebudayaan yang diadakan oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo sejak pagi tadi (9/26), diakhiri dengan terpilihnya saudara Abdurrahman Jalaludin sebagai Koordianator Badan Persatuan Kesenian dan Kebudayaan Mahasiswa Indonesia yang berada di Mesir.

Terpilihnya saudara Abdurrahman yang biasa disapa Kang Abu ini telah disepakati oleh sebagian besar peserta yang diundang, yang mewakili Tujuh Belas Kekeluargaan Mahasiswa yang berdomisili di Mesir serta beberapa staf PPMI Mesir dan WIHDAH.

Dalam Aklamasinya setelah mengucapkan ribuan terima kasih, Kang Abu menyampaikan kepada para peserta bahwasannya dalam waktu dekat beliau akan mengadakan rapat yang bertujuan menentukan Nama beserta AD/ART Badan Persatuan Kesenian dan Kebudayaan di ranah mahasiswa Indonesia di Mesir. Kairo 9/26/2012.
 

Selasa, 25 September 2012

Dakwah: Sebuah Cinta Yang Melahirkan Generasinya

Masih dengan kata-kata ustadz Rahmat Abdullah yang pernah abi kirimkan lewat SMS ketika saya masih di Indonesia;

"Dakwah adalah cinta. Dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu, sampai pikiranmu, sampai perhatianmu.     berjalan, duduk dan tidurmu.. bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah, tentang umat yang kau cintai.. lagi-lagi memang seperti itu. dakwah, menyedot saripati energimu, sampai tulang belulangmu, sampai daging terakhir yang menempel ditubuh rentamu. tubuh yang luluh lantak diseret-seret.. tubuh yang hancur lebur dipaksa berlari.."

Mungkin dulu, ketika aku baru menerima pesan itu, yang kurasakan hanyalah keindahan dari bait-bait kata yang tertulis dalam kalimat-kalimat tersebut. yah, hatiku ketika itu bergetar, namun entah karena apa sampai saat ini aku tidak mengerti apa yang membuat hatiku bergetar, sehingga aku menyimpulkan bahwa keindahan kata itulah yang mewakili setiap getaran dan kekaguman dari bait-bait yang diciptakan oleh ustad Rahmat Abdullah.

Dakwah, jiwaku yang dulu terkurung dalam lingkungan yang abstrak, dan dikelilingi oleh teman-teman yang selalu menghabiskan harinya didepan internet, membuatku tidak bisa mengerti akan essensi dari kata tersebut. juga aktifitasku yang hanya bertujuan mencapai kepuasan individu tidak menolong jiwa ini untuk merasakan kedalaman maknanya. sebuah kata yang telah Allah rancang untuk tiap pribadi muslim tanpa terkecuali;

نحن دعاة قبل كل شيء

Ya, mengajak.. mengajak diri ini untuk terus berada dalam kebaikan, juga untuk orang-orang disekitar kita. menjadi pribadi mu'min yang berkualitas. bersama-sama mengamalkan amalan-amalan solih, saling nasehat-menasehati dalam kebaikan juga dalam kesabaran. -maka dakwah itu adalah cinta.

Lalu berkumpul, berkumpul dengan orang-orang yang memiliki komitmen untuk memenangkan dakwah ini, mendengarkan kisah-kisah perjuangan mereka, merasakan kekuatan kesabaran mereka, juga harapan-harapan yang mereka bagikan kepada kita tentang sebuah keyakinan akan sebuah kemenangan dan pertolongan yang besar.! -dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu.

إذا جاء نصر الله والفتح

Komitmen, kesabaran, harapan dan keyakinan mereka mengakibatkan diri mereka harus berbenturan langsung dengan kepentingan-kepentingan yang tidak mau Islam itu berjaya, yang tidak mau keadilan itu ditegakkan dan jalan-jalan untuk menguasai sesama manusia itu dihancurkan. maka pribadi-pribadi yang teguh dalam komitmen dakwah ini tak jarang merasakan cercaan, hinaan, fitnah dan makar-makar yang ingin menghancurkan langkah kaki mereka, kemesraan hubungan ukhuwah diantara mereka, bahkan mereka harus bertentangan langsung dengan umat yang mereka dakwahi.. -Sampai pikiranmu, sampai perhatianmu.     berjalan, duduk dan tidurmu.. bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah, tentang umat yang kau cintai..

- lagi-lagi memang seperti itu.

Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri mereka mengorbankan sepertiga malamnya untuk mentarbiyah anak-anak mudanya, walau terlihat dimata mereka rasa lelah ketika harus menyambi untuk kehidupan anak istri mereka. Namun senyum tetap merekah di bibir mereka, yang selalu kami artikan akan sebuah kesenangan akan berhasilnya mereka merebut cinta Tuhan mereka. Nasihat-nasihat merekapun hampir selalu bertemakan tentang keikhlasan, pengorbanan dan perjuangan, yang sebenarnya sudah sering kami temukan dalam keseharian mereka. -Dakwah, menyedot saripati energimu, sampai tulang belulangmu, sampai daging terakhir yang menempel ditubuh rentamu.

Maka untuk saat ini, biarkanalah kami yang meneruskan perjuangan yang telah engkau dapatkan dari warisan Nabi dan para sahabatnya.. -Tubuh yang luluh lantak diseret-seret.. tubuh yang hancur lebur dipaksa berlari..

25/09/2012. mutsallats.

Selasa, 18 September 2012

Saya & Kepenulisan


    Tiga hari kebelakang merupakan hari yang melelahkan dan menguras otak saya, bermula dari pelatihan  kepenulisan yang di adakan oleh lembaga kajian “Study Informasi Alam Islami”, yang biasa kita sebut dengan SINAI. berkecimpung dalam dunia tulis-menulis memang bukanlah hal yang baru bagi diri saya , terlebih ketika dulu saya harus menjadi seorang pimpinan mading waktu di pondok ataupun menjadi pimpinan redaksi sebuah buletin kekeluargaan mahasiswa Lampung yang berdomisli di mesir.



    Dulu ketika saya masih di pondok, bermodalkan kemampuan menggambar yang bisa dibilang special dibanding teman-teman yang lain, saya berani megambil amanah untuk menjadi pimpinan mading waktu kelas 2 Madrasah ‘Aliyah, memang saat itu dunia tulis-menulis adalah sebuah hal yang baru bagi diri saya secara pribadi, meminta teman untuk mengisi beberapa kolom kepenulisan di mading tersebut dan saya hanya mengerjakan bagian dekorasi dan ilustrasi adalah hal yang biasa saya lakukan kala itu.

    Namun dengan mengenalnya dunia tulis-menulis tidak membuat saya langsung tertarik untuk berkecimpung di dalamnya, karena waktu saya masih remaja dulu, hal yang paling menarik minat dan bakat saya adalah kegiatan menggambar serta seni bela diri. Dan kebiasaan buang-buang nyoret-nyoret buku ketika “Kegiatan Belajar Mengajar” berlangsung di kelas adalah hal rutin yang mengganggu pencapaian nilai Raport saya ketika masa remaja dulu.. hahaha.



    Mau ataupun tidak, saya harus mengakui bahwa motivasi saya untuk menulis timbul karena pengaruh seorang teman- Rofi Uddarojat namanya, orangnya biasa-biasa saja menurut saya, ganteng engga’,, berkharisma juga engga’, namun yang membuat saya memberikan nilai positif padanya disebabkan oleh tindakannya yang mencerminkan seorang pelajar yang sejati, terlepas dari nilai ideology dan faham beliau yang sedikit liberalis.

    Beliau memberikan suatu hikmah kepada saya bahwasannya dengan menuangkan pemikiran kita dalam sebuah tulisan, kita bisa membawa orang lain untuk berdiri bersama dalam perjuangan yang sedang kita rintis. Saya berdo’a untuk kebaikan beliau, semoga kita bisa bersama-sama mendapat hidayah dari Allah SWT agar kita bisa ikhlas berjuang untuk agamaNya secara mutakamilah dan mutsyamilah- secara sempurna dan menyeluruh, tidak sebatas dalam Aqidah dan Ibadah di masjid saja, bahkan dari segi politik, berinterkasi sesama manusia, dan pendidikan juga harus sesuai dengan apa yang diinginkann oleh Allah dan RasulNya, amin.

    Sering kita dengar ; “Mimpi tanpa kerja nyata adalah nol.”, bisa disebut kata-kata bijak itulah yang menggambarkan saya kala itu. Ketika tahun terakhir saya di pondok, tulisan saya sering terlantar. Ketika saya sudah di mesir dan dekat dengan internet, saya malah keasikan dengan anime dan manga. Hingga sebuah jalan takdir mengubah jalan hidup saya… ciee..

    Lagi-lagi kala itu saya diamanahkan untuk memimpin penerbitan buletin Kekeluargaan Mahasiswa Lampung di mesir, padahal saat itu adalah tahun pertama saya masuk kuliah Al-Azhar.

“Tahun pertama kuliah di Al-Azhar sangatlah menentukan, jika antum Rosib (gagal) maka tahun-tahun selanjutnya akan sangat susah untuk antum jalani dan biasanya berefek malas berkelanjutan, membawa Madah (Mata pelajaran) juga akan memberatkan satu tahun kedepan, maka solusi yang tepat adalah mendapatkan nilai yang bagus. Husnul bidayah wa nihayah.. “

Nasihat seorang senior-ka’ Azzam As-Sidqi, dalam sebuah pengajian.


    Ketika itu saya dilanda kebingungan, antara mengambil amanah itu atau fokus kuliah, karena yang saya tau membuat buletin itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, harus ada rapat dewan redaksi untuk menentukan apa isi dalam buletin itu nanti, lalu mencari penulis-penulis di setiap kolom, juga me-report sumber berita, dan kala itu yang tidak bisa saya temukan adalah seseorang yang bisa mengaplikasikan MS Publisher untuk menentukan tata letak tulisan dan gambar secara professional.

    Ditambah yang mau bekerja dalam tugas ini hanya ada tiga orang.. maka ke khawatiran saya terhadap tugas ini makin menjadi-jadi. Hingga seorang ustadz saya-Ustadz Irwanid Lc., menasehati saya dalam sebuah majlis.

“Amanah itu bukan untuk dikejar-kejar, namun tatkala antum diamanahi oleh seseorang maka ambillah, jika antum membutuhkan waktu lebih untuk menjalankan amanah itu, bukannya waktu belajar antum yang dikurangi, namun yang dikurangi adalah waktu tidur antum.”

    Alhamdulillah satu tahun telah berlalu, seiring berjalannya waktu amanah itu terselesaikan, dan kenyataannya memang tidak sekonyol seperti yang saya pikirkan dulu.  akhirnya jumlah orang yang mau berpartisipasi bertambah menjadi empat orang, bahkan saya begitu banyak mendapat kesempatan untuk belajar tentang dunia desain grafis saat itu. Dan yang tak kalah penting, saya mulai sedikit menemukan karakter kepenulisan saya ketika harus mengisi beberapa kolom yang tidak diisi oleh penulis yang diminta.

    Terselesaikannya sebuah amanah ini rupanya hanya menjadi sebagian kebahagiaan saya saat ini. impian untuk mendapatkan hasil yang bagus di tahun pertama saya kuliah di Al-Azhar rupanya terwujud, Bahkan secara mengejutkan nilai saya sedikit lebih baik dibanding sebagian teman saya yang tidak aktif di organisasi manapun. Dan kepada Allah-lah saya mencurahkan segala rasa syukur atas dikabulkannya segala do’a dan impian selama ini.



Kesimpulan:

    Kini yang saya sadari, menjadi seorang pribadi yang terus bergerak untuk kebaikan diri ini dan orang-orang disekitar kita adalah sebuah proses yang tidak ternilai harganya dan kelak akan membawa begitu banyak keberkahan. Namun tidak bisa dipungkiri, semakin banyak kita bergerak dan semakin banyak kita menulis pasti akan menemui kejenuhan dan jalan-jalan yang terlihat buntu.
Maka salah satu karakter yang harus dimiliki oleh para aktifis dan penulis muda islam adalah bertaqwa kepada Allah SWT. karena Allah SWT sudah memastikan jalan keluar dari begitu banyak kesusahan hanya dengan bertaqwa kepadaNya.

قال تعالى : و من يتق الله يجعلّه مخرج و يرزقه من حيث لا يحتسب

    Maka langkah saya mengikuti tes seleksi perekrutan kader dan sekolah menulis SINAI adalah langkah saya yang selanjutnya untuk terus memupuk kemampuan saya dalam dunia kepenulisan, serta menjadi sebuah pribadi yang lebih bermanfaat bagi diri sendiri dan orang  lain dengan tulisan-tulisan saya. Apalagi saya sadar bahwa saya sangat minim pengetahuan tentang dunia tulis-menulis saat ikut seminar perekrutan kader SINAI.

    Dan satu hal lagi yang sangat saya syukuri, merespon saran dari Ustadz Muhammad Jamaluddin ketika seminar dalam acara tersebut, bahwasannya jika kita ingin memasuki sebuah organisasi, hal yang mesti kita lihat dulu dari organisasi tersebut adalah ideolodi, visi, serta misi mereka, apakah ideologinya bertentangan dengan ideology kita atau tidak?. karena dalam sebuah organisasi kita harus bisa menjadi diri kita sendiri tanpa harus bertentangan dengan ideology organisasi tersebut.

    Dan saya melihat bahwasannya lembaga Kajian Alam Islami ini adalah sebuah komunitas yang tepat untuk menempa diri saya kedepan. “Bersama Islam menuju masa depan gemilang..!!”

    Dan saya meminta bantuan do’a dari rekan-rekan yang membaca tulisan ini agar saya bisa lolos seleksi dan menjadi kru tetap kajian SINAI, yang dimana saat ini saya masih mengikuti tes seleksi dalam acara “Sekolah Menulis SINAI”.

Terima kasih dan semoga bermanfaat.. Hhe.

Rabu, 12 September 2012

How To: Mengakses halaman blog lebih cepat!!

hey did you know,,??
beberapa waktu lalu ketika saya pertama kali menggunakan blogger, saya langsung mengubah latar belakang dan header template dengan beberapa fitur baru, terang saja, fitur yang saya gunakan menambah beban dalam proses mengakses halaman blog saya. saya pikir itu adalah hal yang wajar, namun ketika saya mengikuti pelatihan blog, narasumber memberi tahu kepada kami beberapa tips yang kiranya dapat memepercepat loading untuk mengakses halaman blog kita..

yu' kita ikuti beberapa langkah mudah ini...

1. kamu harus log in blogger dulu.. :))

2. cari tulisan "desain", lalu kamu klik!!


3. klik tulisan "Edit html"..



4. klik "lanjutkan"


5.kalian akan menemukan di setiap kode "html" terdapat longkap paragraf  yang begitu banyak,, hapus semua "longkap paragraf" sebisa mungkin, contohnya:

dari yang seperti ini:

jadi seperti ini:


setelah semuanya sudah kamu rubah, lalu klik "simpan perubahan"..

maka akses halamanmu akan bertambah lebih cepat..
selamat menikmati.