wokeh,, udah lama nih belum posting di blog,, saking asiknya ngikutin Sekolah Menulis SINAI (SMS), eeh lupa ama temen-temen.. ahahaha..
selama di SMS ane sering banget dikasih Pe-Er gitu,,, nulis berita-lah,, opini-lah,, sekarang disuruh bikin makalah,, atau kerangkanye-lah. oke, itu semua mudah, yang susah itu ngeluarin duit buat ng'print dan photo copynya.. ahahah
nih salah satu Pe-Er yang ane kerjain, "Nulis Berita". banyak banget kesalahan pas di koreksi tapi enjoy aje ye bacanya.
Beliau juga berpesan kepada
para anggota IKMAL Mesir yang lain agar bisa mengambil pelajaran dari
keberhasilan Pak Ikhwani atas usahanya dalam meraih gelar Magister “Semoga bisa
menjadi pemicu bagi teman-teman yang lain agar terpecut semangatnya.”
(Kairo,26/9/2012.)
selama di SMS ane sering banget dikasih Pe-Er gitu,,, nulis berita-lah,, opini-lah,, sekarang disuruh bikin makalah,, atau kerangkanye-lah. oke, itu semua mudah, yang susah itu ngeluarin duit buat ng'print dan photo copynya.. ahahah
nih salah satu Pe-Er yang ane kerjain, "Nulis Berita". banyak banget kesalahan pas di koreksi tapi enjoy aje ye bacanya.
Nilai Mumtaz di Berikan Kepada Mahasiswa Asal Lampung Program Pasca Sarjana di Universitas
Al-Azhar.
Semenjak didirikannya IKMAL Mesir sekitar tiga
tahun yang lalu, akhirnya organisasi tersebut berhasil membawa seorang
anggotanya meraih predikat Mumtaz dalam sidang tesis Program Pasca Sarjana
Kuliyah Ushuluddin-Jurusan Hadits, di Universitas Al-Azhar-Kairo. Hari Senin
kemarin (9/24).
Sosok yang berprestasi tersebut bernama lengkap
Ahmad Ikhwani. laki-laki kelahiran tanah Lampung ini memilih Auditorium
Dr. Abdul Halim Mahmud sebagai tempat untuk memperjuangkan tesis-nya yang ia beri judul “Kaji Hadis
seputar Sumpah Nabi dalam Kutub As-sittah”.
Sidang yang berjalan lancar tanpa hambatan ini
tentunya membuat lelaki yang kesehariannya menjadi seorang penyiar radio di
Daerah Kairo ini pantas bahagia.
Nada bahagia juga disampaikan oleh saudara Ahmad
Muhith Ridwan ‘Aly, selaku gubernur IKMAL Mesir masa bakti 2011-2012. Ia mengaku
sangat senang ketika nilai mumtaz diumumkan oleh para penguji, hal ini
disebabkan karena rasa penasaran beliau dari penantiannya yang tidak sebentar
“Seneng banget, soalnya orang yang selama ini kita tunggu-tunggu akhirnya
selesai juga. karena kabar dari dulu mau munaqosyah, tapi tertunda terus.”
KBRI Kairo Membentuk Badan Persatuan
Kesenian dan Kebudayaan di Ranah PPMI Mesir.
Kantror KBRI Kairo-Acara Sarasehan Kesenian dan kebudayaan yang diadakan oleh Atase
Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo sejak pagi tadi (9/26), diakhiri dengan
terpilihnya saudara Abdurrahman Jalaludin sebagai Koordianator Badan Persatuan
Kesenian dan Kebudayaan Mahasiswa Indonesia yang berada di Mesir.
Terpilihnya saudara Abdurrahman yang biasa
disapa Kang Abu ini telah disepakati oleh sebagian besar peserta yang diundang,
yang mewakili Tujuh Belas Kekeluargaan Mahasiswa yang berdomisili di Mesir
serta beberapa staf PPMI Mesir dan WIHDAH.
Dalam Aklamasinya setelah mengucapkan
ribuan terima kasih, Kang Abu menyampaikan kepada para peserta bahwasannya
dalam waktu dekat beliau akan mengadakan rapat yang bertujuan menentukan Nama
beserta AD/ART Badan Persatuan Kesenian dan Kebudayaan di ranah mahasiswa
Indonesia di Mesir. Kairo 9/26/2012.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar