Mendengar kabar baik, kabar sedih, bahkan pada momen yang sama mengalami kebaikan dan kehilangan; memberi kita kesempatan untuk belajar bersikap. Belajar memahami hidup yang sedang dijalani.
Pada saat yang sama, ketika semua itu terjadi
waktu tidak berhenti.
Semua yang terlewat menjadi kenangan.
"Aku bahkan belum menghafal merk hape samsung-ku."
Pada momen berikutnya,
kabar kedatangan membuatku senang.
Berikutnya, seorang putra
dipanggil oleh Penciptanya.
Lalu, aku harus bersiap ke perpustakaan.
Belajar. Mengerjakan tugas.
Setelah selesai, tugas-tugas itu menjadi kenangan.
Sama seperti momen kebaikan, kehilangan dan kabar lainnya.
Semua menjadi kenangan,
pijakan untuk melangkah.
sebagai motivasi.
Lalu sikap kita terhadap kenangan-kenangan ini
kelak dipertanggugjawabkan pada Tuhan.
"Ya Allah, jadikanlah kami hamba-Mu
yang bersabar dan penuh syukur."
Pada saat yang sama, ketika semua itu terjadi
waktu tidak berhenti.
Semua yang terlewat menjadi kenangan.
"Aku bahkan belum menghafal merk hape samsung-ku."
Pada momen berikutnya,
kabar kedatangan membuatku senang.
Berikutnya, seorang putra
dipanggil oleh Penciptanya.
Lalu, aku harus bersiap ke perpustakaan.
Belajar. Mengerjakan tugas.
Setelah selesai, tugas-tugas itu menjadi kenangan.
Sama seperti momen kebaikan, kehilangan dan kabar lainnya.
Semua menjadi kenangan,
pijakan untuk melangkah.
sebagai motivasi.
Lalu sikap kita terhadap kenangan-kenangan ini
kelak dipertanggugjawabkan pada Tuhan.
"Ya Allah, jadikanlah kami hamba-Mu
yang bersabar dan penuh syukur."
