My Movements Trip.

Senin, 23 Juni 2014

(FOTO) LPJ ISLAH Mesir. Dokumentasi Ikhwan


Pamflet Acara


 Mempersiapkan Banner Acara Bersama Senior Hikmatyar Ayyubi


Test Kesesuaian Warna Font Dengan Background


Ternyata Perkiraan Warna Background Salah

 Menunggu Peserta Datang


Fase Awal: 
Membahas AD & ART ISLAH Daerah Mesir


Ditemani Oleh Bakwan Yang Dibuat Oleh Panitia Akhwat


Fase Kedua:
Laporan Pertanggung Jawaban Dewan Pengurus
ISLAH Daerah Mesir Periode 2013-2014.
Diterima Dengan Predikat Jayyid

Laporan Dari Ketua ISLAH Daerah Mesir Periode 2013-2014, 
Ramdhani Setiawan.

 Laporan Dari Bendahara ISLAH Daerah Mesir Periode 2013-2014,
Said Ramadhan an-Nadawi.


Break:
Makan Mie Ayam Hasil Kreativitas Panitia Akhwat.

Fase Ketiga:
Pemilihan Ketua Baru ISLAH Daerah Mesir Periode 2014-2015
 

Masuk Tiga Besar; Ucu Suhendar, Raidun Zaki, dan Yusuf Ibrahim.


Kata-kata terakhir dari Ketua Demisioner ISLAH Daerah Mesir.

Penyerahan Simbolis kKepengurusan dari Ketua Demisioner Kepada Ketua Baru, 
Raidun Zaki.



@Baruga_Sulawesi, 19 Juni 2014

(PUISI) Menikmati Kebebasan @Ainu_Sukhnah

Sebuah pantai kecil di tengah musim panas,
pasirnya berkerikil anginnya lembut tak beringas.

Berlari pun aku tak bisa,
mengira bahwa ku sudah ditengah surga.
Ainu Sukhna,
rinduku yang tercipta setelah kutinggal dua tahun lamanya

Aku menikmati panas mentari disana,
berharap ia membakar semua keluh-kesah lama.

Juga setumpuk memoriam yang terabaikan oleh hiruk-pikuk kehidupan kota,
terurai oleh deburan-deburan ombak kecil disana.

Airnya jernih, tak terkeruhkan oleh kebencianku,
bersyukurlah aku karena hal itu.

Sekian lama hitam di hatiku memekat,
mengaburkan indahnya kenyataan hidup yang memikat.
Sekali lagi sykurku karena hal itu,
hingga semua kembali jelas dihadapanku.

Sebuah pantai kecil di tengah musim panas,
pasirnya berkerikil anginnya lembut tak beringas.

Tusukan hangat mentari,
buaian mesra angin pantai,
tawa kecil deburan ombak,
dan wangi khas terumbu karang.

Kulitku memang menghitam,
namun hatiku kembali putih tercerahkan.

Kunikmati,
setiap tusukan panas mentari,
setiap deburan ombak yang datang kesana-kemari,
setiap desahan angin yang datang bertubi-tubi,
setiap momen ketika aku mengingat hari ini.

Hari dimana jiwa menemukan kebebasannya,
hari dimana jiwa menemukan kebebasannya,
hari dimana jiwa menemukan kebebasannya.



*****
"Kuhirup sedalam-dalamnya asinnya lautan
dan sejuknya angin pantai, lalu ku merasakan kebebasan."












Moment 21 Juni 2014 @Ainu_Sukhnah.

Rabu, 18 Juni 2014

Sabtu, 14 Juni 2014

Hari ini Terasa Aneh

Hari ini gw aneh banget, ngebahas sesuatu yang gw aja ngga' tau bakal join apa kaga'. seolah-olah penting banget gitu, dan jantung gw berdebar, berpacu dengan ketidak-jelasan manfaat apa nantinya yang bakal gw dapet.

Gw baru beli hape, salah satu kelebihan hape yang gw beli adalah kamera yang memiliki kemampuan menagmbil gambar sebesar 5 Mega Pixels. Jelas gw beli tuh hape buat mendokumentasikan aktivitas gw. kebetulan beberapa hari kedepan ada banyak tawaran rihlah, dari kekeluargaan, PIP, maupun angkatan almamater gw.

Meski pada dasarnya gw anti sama yang namanya alan-jalan, dan hanya akan melakukan jalan-jalan kalau ada permainan sepak bolanya saja, namun apa daya, saat ini kaki gw lagi ada sedikit masalah sehingga tawaran rihlah dalam bentuk apa aja kemungkinan besar gw terima, dan sudah saya sebutkan, buat uji coba kamera baru gw!

Uang, yang memang hal satu ini ngga' bisa ditawar-tawar, akhirnya gw memutuskan memilih paket rihlah yang biayanya sangat sedikit. dan bisa dibilang gw ini emang pelit.

Markaz Nil, antara hari Selasa (16), Rabu (17), atau Kamis (18) gw akan segera memulai proses belajar lagi. suntuk? engga',, akhirnya belajar udah bukan masalah lagi buat gw, bahkan udah jadi candu.

Dan entahlah, ketika mulut sudah berucap, & tangan sudah mengetik dengan mantap; serasa enggan untuk menghadap kebelakang.

Padahala sabda Baginda Rasul:

"استفت قلبك"



Darrasah, 14 Juni 2014

Rabu, 11 Juni 2014

Hidup Melebihi Perspektif Orang Lain

Dan diantara manusia, ada yang tenggelam dalam anggapan orang lain terhadap dirinya.
 

Mereka mengira bahwa dunia sudah sangat tidak adil, seluruh orang melemparkan tuduhan yang tidak benar atas reputasi baiknya, menyalahkan takdir yang tidak bisa ia hindari, takdir menjadi wanita, takdir terlahir sebagai orang miskin, atau sebagai anak yang tidak berayah.

Lalu mereka berandai-andai, andai aku tidak seperti itu, andai aku terlahir sebagai orang normal, andai aku terlahir sebagai orang kaya, andai sebagai ini, andai sebagai itu.

Lalu mereka lupa bahwa tuhan merekalah yang menciptakan takdir itu, apakah mereka hendak menyalahkan ketentuan tuhan atas yang demikian itu?

Tidak!, tentu tidak pantas sebuah ciptaan menyalahkan penciptanya, terlebih lagi ketika hakikat penciptaan itu adalah untuk penghambaan, untuk uji kelayakan, untuk uji kepantasan; apakah pantas hamba tersebut memasuki surga yang diisi begitu banyak macam kenikmatan.

Maka jika hakikat penciptaan ini adalah sebuah tantangan, maka wajar saja jika pencipta mereka berkata,



إِنَّ اللَّهَ يُدْخِلُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأَنْهَارُ 
 "Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan yang mengerjakan amal saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai.

إِنَّ اللَّهَ يَفْعَلُ مَا يُرِيدُ
 Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki."
(Al-Hajj, Surat 22: ayat 14)

Dan tatkala telah menjadi sunnatullah bahwasannya kebenaran akan selalu mempunyai lawan, aku katakan:

Ayo semangat kawan, hidup itu tidak sesempit pandangan orang. terlebih lagi jika jalan yang kita pilih ini memang mengundang banyak gunjingan, duri dan kebencian orang-orang yang tidak suka kepentingannya digoyang.

Maka berbahagialah kalian, karena jalan ini adalah jalan yang dilalui oleh para anbiya. Dan berbahagialah, karena dengan jalan inilah kalian juga akan dipertemukan oleh para pemikul risalah kebenaran.

Sekali lagi berbahagialah kalian, karena dengan kebahagiaan itu akan menutupi semua luka dan penderitaan.


******
Tulisan tentang hidup melebihi perspektif orang lain adalah bentuk ajakan untuk menjadikan "Suatu kebaikan yang dianggap salah oleh orang lain" ataupun sebaliknya; sebagai tantangan untuk segera diperbaiki.

فهل من مجيب؟؟
maka adakah yang mau menjawab ajakan ini?




Darrasah, 11 Juni 2014.

Selasa, 10 Juni 2014

(Ucapan Terima Kasih) Tahun Ajaran 2013-2014, @al-Azhar-Kairo

Hari ini Sepuluh Juni 2014, kami selaku mahasiswa tingkat Tiga fakultas Syari'ah Islamiyah Universitas al-Azhar-Kairo telah resmi menyelesaikan UJIAN & KEGIATAN BELAJAR-MENGAJAR TAHUN 2013-2014!!


  • Terima kasih atas dukungan dan do'a yang telah kawan-kawan berikan.
  • Terima kasih kepada rekan-rekan Syari'ah Jozz atas kerja-sama yang telah kita lakukan sepanjang tahun pembelajaran ini, kalian memang terbaik!
  • Terima kasih kepada abang-abang kami yang telah banyak menyisihkan waktunya untuk membimbing kami, semoga ilmu yang susah payah kalian salurkan kepada kami akan terus mengalir kepada generasi-generasi yang akan datang.
  • Terima kasih kepada keluarga besar ISLAH Mesir, terutama para Dewan Pengurus periode 2013-2014 yang  telah begitu banyak mengadakan event yang sangat membangun semangat menuntut ilmu di Bumi Kinanah ini.
  • Terima kasih kepada keluarga besar IKMAL Mesir.
  • Terima kasih kepada SEMA FSI.
  • Terima kasih kepada keluarga besar: KPMJB, KSW,  SEMA FSI, PCIM cab. Mesir,  MISYKATI, IKPM GONTOR, Rumah Imdad 'Azizy, Rumah Hilman Tandjung, Rumah Fakhry Emil Habib, Rumah Asep Arrival, Rumah Dede Suandi, atas pemberian izin untuk menggunakan tempat belajar bersama. jangan pernah kapok ya..
  • Terima kasih kepada keluarga besar PIP PKS Mesir dan SINAI Mesir, semoga benih-benih idealisme ini terus berkembang dalam merealisasikan wujudnya demi mengharumkan agama dan tanah air tercinta.
  • Terima kasih kepada para masyaikh al-Azhar, semoga ilmu yang kalian berikan bisa terus kami pegang dan sebarkan hingga ajal datang menjelang.
  • Terima Kasih kepada Umi, Abi, Zaid, Fatimah, Lutfia, Hafsah, dan seluruh keluarga besar Ahmad Sultan Nurdin yang ada di Lampung, Jakarta, dan yang tersebar hingga ke pelosok-pelosok Indonesai maupun di luar negeri sana.
Alhamdulillah, semoga kebaikan terus mengiringi langkah kita...

 (فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ * وَإِلَى رَبِّكَ فَارْغَبْ)

Dan Kini Ramadhan ada di depan mata, Ahlan wa Sahlan ya Ramadhan.



Darrasah, 10 Juni 2014.


Rekan-rekan Syariah JoZz tk.3

Rekan-rekan SINAI Mesir
 

Minggu, 08 Juni 2014

Linkin Park - Final Masquerade

Akhirnya,, ini adalah lagu kelima yang dikeluarkan oleh Linkin Park dalam albumnya 'The Hunting Party' setelah;
  1. "Guilty All the Same"
    Released: March 7, 2014
  2. "Until It's Gone"
    Released: May 6, 2014
  3. "Wastelands"
    Released: June 2, 2014
  4. "Rebellion"
    Released: June 4, 2014
Nadanya yang lembut membuat saya tidak sabaran berbagi dengan kawan-kawan pecinta musik, selamat menikmati.






Tearing me apart with what you wanna say
Suddenly tomorrow's moment washed away
Cuz I don't have a reason and you don't have the time
But we both keep on waiting for something we won't find

The light on the horizon is brighter yesterday
Shadows floating over, skies begin to fade
You said it was forever but then it slipped away
Standing at the end of the final masquerade

All I've ever wanted, the secrets that you keep
All you've ever wanted, the truth I couldn't speak
Cuz I can't see forgiveness, and you can't see the crime
If we both keep on waiting for what we left behind

The light on the horizon is brighter yesterday
Shadow floating over, sky's begin to fade
You said it was forever but then it slipped away
Standing at the end of the final masquerade

the final masquerade
the final masquerade
Standing at the end of the final masquerade

The light on the horizon is brighter yesterday
Shadow floating over, sky's begin to fade
You said it was forever but then it slipped away
Standing at the end of the final masquerade

Jumat, 06 Juni 2014

(Puisi) Aku dan Ambisi Semuku

Aku,
dan ambisiku
membuat harapan itu 
kian menjauh.

Dua tempat yang tidak dekat,
diiringi satu keinginan yang kuat.

Kasih, 
dalam genggaman tanganku
ada sebuah keinginan yang membisu,
ia perlu mulut untuk berseru.

Juga,
terkadang ia buta
maka berilah ia mata;
untuk meilhat getirnya dunia.

Aku,
dan ambisiku
membuat harapan itu...

Ahhh... setelah banyak ia berseru,
kini malah ia memusuhiku.

Matanya tajam menatapku
katanya ambisiku adalah semu.

Kasih,
kini banyak ia berbicara tentang ini dan itu
pemeran utamanya adalah kamu
tokoh antagonisnya adalah aku.

Ia sebut aku pelacur dunia,
katanya "Jangan kau tolak itu lupa."

"Kau sebrangi itu samudra,
tapi lupa dari tujuan semula."

Meski di dalam genggamanku,
ia terus mengomel tentang ini dan itu
pemeran utamanya adalah kamu
tokoh antagonisnya adalah aku.

Aku, dan ambisiku
membuat harapan itu kian menjauh
maka maafkanlah aku
untuk sekali dan seumur hidupku.


Darrasah, 6 Juni 2014.

Rabu, 04 Juni 2014

(Kultwit) Tidur saat Ujian



Oke broh, hari ini gw nyoba kultwit perdana, judulnya ‘Tidur saat Ujian’ dengan hashtag #2MadahLagi

1. Hari ini ujian Qo’ah Bahts akhirnya selesai. #2MadahLagi

2. Seperti biasa, sifat males saya keluar tak tertahankan.

3. Di tengah diskusi kawan-kawan membahas diktat yang akan segera diujikan, saya ketiduran. #2MadahLagi

4. Tapi bagi saya, tidur memang penting untuk merefresh tekanan di otak karena terlalu banyak menghafal. #2MadahLagi

5.  Syari’ah Islamiyah, jurusan yang saya ambil di unversitas tertua ini; memaksa para mahasiswanya untuk banyak menghafal.

6. Bisa kau bayangkan, dalam sebuah bab, misalnya dalam Diktat Fiqh Muqorinah (Hukum Perbandingan)

7. Ada bab Kriminalitas dan macam-macamnya. Dan biasanya dalam satu bab ini terbagi “lebih”  dari 3 pasal,

8. mencangkup pasal pemahaman dan beberapa permasalahan yang memang inti dari bab tersebut.

9. dalam satu Pasal “BIASANYA” terdapat lebih dari 4 ‘Matlub’ (pembagian masalah, semacam rukun, syarat,  gamabaran2 masalah dsb.)

10. bahkan pembahasan (contohnya) syarat dalam satu matlub memilki bragam perbedaan ulama, dan setiap ulama memiliki ‘dalil’ yg berbeda-beda

11. dan karena terlalu sayang dengan otak saya yang bunyinya udah seperti komputer kentut

12. Saya biasanya dan terpaksa mencuri waktu tidur saat sudah membaca atau menghafal satu masalah.#2MadahLagi

13. tidur dengan maksud melupakan apa yang baru saja dibaca/dihafal, dan segera memulai bacaan/hafalan baru. #2MadahLagi

14. tapi memang udah sejatinya males, sekarang sih udah ngga’ bisa lagi tidur-bangun-hafal-tidur-bangun-hafal. #2MadahLagi

15. kalo sekarang sih tidur-MimpiinKamu-bangun-tidur-MimpiinKamu-bangun-tidur-MimpiinKamu. #2MadahLagi

16. apalagi kalo bukan ingin segera berkontribusi buat kamu #INDONESIA

17. Tapi masih sisa #2MadahLagi

Do’a dari kalian ya broh! Ma’an najah wa najah ma’an insyaAllah. dan #INDONESIA bakal makin sumringah saat melihat "kita punya ini natijah"


@Al_Muhasibi
Darrasah, 4 Juni 2014.

Selasa, 03 Juni 2014

(Foto) SINAI Smart Dialogue

SINAI Smart Dia-Lo-Gue. !!!
10 Oktober 2013

Membangun Karakter Mahasiswa 
Peduli & Sadar Informasi
-Ust. Nidhol Masyhud, Lc. Dipl.

Kupas Tuntas
Perjalanan Arab Spring
-Ust. Nandang Burhanuddin, Lc. MA.




Senin, 02 Juni 2014

(Foto) Narsis dengan Qo'ah Bahts!!






Saat siang hari, letak kamarku yang tidak bertemu langsung dengan sengatan matahari; menjadikan angin musim semi kali ini sangat sejuk.





H-2 Ujian Qo'ah Bahts.. 2 Juni 2014
(Minjem rak lemari kawan untuk backgruond.)

Minggu, 01 Juni 2014

Pemahaman itu Seperti Cinta

"Pemahaman itu seperti cinta,
tidak bisa dipaksakan."
-Fiki

Begitulah kawanku berkomentar ditengah diskusi membahas madah Ushul Fiqh yang saat itu akan segera diujikan, kami semua tersenyum dan tertawa oleh celetukannya yang ringan.

Lalu,
Ushul Fiqh selesai.

Bersyukur, meski pahit rasanya tidak bisa menjawab dengan baik, setidaknya usaha sudah maksimal, ya maksimal dalam kategori orang malas seperti saya sih. 

Berbicara tentang rasa malas, saya pun punya alasan untuk menjadi orang malas, setidaknya agar orang rajin terus eksis di dunia ini. Bisa kalian bayangkan kalau di dunia ini tidak ada orang malas seperti saya?

Begitu pula tentang cinta, orang malas seperti saya hanya bisa berandai tanpa berusaha, tentu jika usaha dalam meraih cinta diartikan dengan seperti ini; berjalan ke rumah calon mertua - lalu bertanya, "Boleh saya melamar anak bapak."

Tapi memang nasib bujang berkepala-dua, yang ada juga malah senior yang bertanya,

"Kapan nikah broh?"

"Gimana? calonnya masih mau nunggu ngga'?" dan yang lebih horor.

"Ngga' takut calonnya direbut orang?"

Namun kecerdasan memang sengaja Tuhan anugrahkan kepada saya, hidup dibelakang para pendahulu yang selalu diam ketika ditanya soal nikah, akhirnya saya tumbuh menjadi seorang lelaki yang jago berkilah,

"Dua tahun lagi, InsyaAllah."

Fiki, nama kawanku yang mengatakan "Pemahaman itu seperti cinta" memang bukan seorang yang sembarangan. Diantara kita yang masih bujang, beliau adalah sesosok laki-laki gagah yang sudah siap menikah, proposalnya pun sudah diterima oleh pihak sebelah.

Setidaknya materi Ushul Fiqh yang sedang kami pelajari makin menguatkan kata-kata Fiki, 'Adalatur Rawi adalah syarat mutlak dalam penyampaian Khabarul Wahidi.

'Adalatur Rawi adalah sifat yang mencerminkan keadilan dari seorang Rawi (penyampai berita), dan sebagian besar ulama berpendapat...........bla.bla..bla..

Intinya, berita yang disampaikan Fiki bisa kita terima, dan setidaknya secara kaidah Mafhum Mukholafah; kita mengetahui bahwa cinta itu tidak bisa dipaksakan seperti memahami pelajaran Ushul fiqh. (apalagi mencoba paham saat satu jam sebelum ujian dimulai)

Jadi, kamu yang duduk disana, tenang aja ya..


Darrasah, 6 Juni 2014.