My Movements Trip.

Sabtu, 29 Agustus 2020

Simpan bahagia untuk diri kita masing-masing

 "Jika kamu diam, aku tak kan pernah paham."

.

Terus begitu, sampai aku bosan menunggu

.

Lalu kamu marah,

kebingunganku pun bertambah.

. 

Dan aku menjadi batu sebagaimana katamu

.

Padahal kata lelaki agung sepanjang waktu,

"Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik bagi keluarganya." Apa benar seperti itu?

.

"Dan aku? menurutmu?"

.

Ragu mendapat jawaban, 

Kupilih buku sebagai pelampiasan.

Lalu koran,

ataupun artikel di Instagram;

Masih belum kutemukan.

.

Seperti itulah..

.

"Jika kamu diam, aku tak kan pernah paham."

.

Terus begitu, sampai aku bosan menunggu.


Rabu, 19 Agustus 2020

06.45!

 Jam masuk kantor dalam kebiasaan baruku.

Dulu saat musim panas di Mesir, tidur bakda subuh bangun hampir masuk waktu ashar. Pun musim dingin, berangkat kampus jam 08.30.. Begitupun sepulang ke Indonesia, tidak ada aktivitas yang benar-benar pagi bagiku.

Ah, teringat saat masih MA dulu, dan ya gw anak 'Aliyah cuy.. dengan sendal jepit berangkat ke kelas sambil berharap tidak ketawan satpam maupun guru BK, sering pas bell jam 7 menyelinap lewat gang sempit di gedung-gedung pesantren. Kalau ketawan horor; cubitan kecil di dada hukumannya.

Kini saya jadi guru di sebuah SMA swasta (ehm.. tolong tepuk tangannya), dua bulan pertama masih santai karena Daring sebab pandemi covid-19, dan sekarang sudah bersiap untuk memulai belajar tatap muka kembali.

Pak kepala sekolah di tempatku bilang begini,

"Senin ndak akan saya tolerir lagi yg telat, 06.45 sdh disekolahan".

Lah jam segitu aku masih ngupil sambil nguap lebar...

Minggu, 16 Agustus 2020

Sarapan Tujuh Belas Agustusan



"Pagi ini aku sarapan dengan menu buatanmu, dan ah... 

terimakasih tubuhku tidak rubuh sampai upacara selesai."

-Rejomuyo, 17 Agustus 2020


****


Senin, 10 Agustus 2020

Apa benar ini bentuk ikhtiyar-ku?

Suatu pagi aku datang terlambat ke tempat kerja, tepat saat rapat sudah mau usai,

"Ah, aku bangun kesiangan. Aku tak ingin banyak alasan. Mereka cukup tahu kalau aku terlambat." ucapku dalam hati..

Kutarik nafas sebelum membuka pintu kantor, sedikit membenahi rambutku yang acak-acakan karena memakai helm.

Saat kubuka, suasana sedikit hening meski tadinya kulihat dari kaca luar orang-orang sedang serius mendengarkan arahan pak ketua.

"ha.. halo, pagi." Ucapku santai sedikit kaku sambil melangkah cepat melewati barisan meja menuju tempat dudukku.

Huft, mereka tak perlu tahu kalau aku semalam begadang nonton Livestream sepakbola bersama anak-anak muda.

Ya, aku harus sering-sering kumpul bareng anak muda agar jiwa ini tidak keriput dan menua. Sedikit ikhtiyar untuk terlihat lebih energik!

***

Tapi apa benar harus begadang lagi?!