Entah kenapa setiap saya mendengar kalimat motivasi "Hari esok akan lebih baik," belakangan ini menjadi racun bagi saya. Yup, di tengah aktivitas yang serba dadakan, hari esok menjadi suatu hal yang tak pasti. rencana yang sudah tersusun, sering kali tertunda.
Seharusnya saya lebih berani berkata 'tidak', namun beberapa pertimbangan membuat mulut ini seringkali membisu. kadang pertimbangan itu lebih bersifat rasional, walau tak jarang yang irasional.
Kawan, kadang saya sudah terlalu lelah untuk memikirkanmu, memikirkan semua hal yang belum tentu terjadi. Hingga suatu hari, bang Fakhri berkata kepadaku,
"Jangan pikirkan!" tak cukup sekali ia meyakinkanku.
"Jangan pikirkan." begitu ia mengulang, menekankan hal itu padaku.
Tak terbayang olehku bagaimana menjalani hari tanpa memikirkanmu, memikirkan target-target yang tak terlihat ujungnya, dan tak lagi mengulang mimpi beberapa bulan ini yang terus menggelayut dalam tidur lelapku.
"Jangan pikirkan."
Akan kucoba, bang. Mungkin memang sudah waktunya bagiku menerima kenyataan atas keterlambatanku. Kenyataan bahwa langkah kura-kura ini tak bisa begitu saja menjadi langkah kelinci.
Setidaknya aku akan terus berusaha bergerak maju. Menikmati daratan terjal menuju lautan luas.Yup, lautan. karena ada kemungkinan aku bisa bergerak lebih cepat dibanding daratan.
Tapi siapa yang tau jika aku bisa sampai sana? so, langkah kura-kura di darat, masih lebih baik dari langkahku saat di lautan nanti. Because The Good Day Never be Tomorrow, but Today!
Setidaknya hari ini aku masih bisa melakukan kemajuan!
Alhamdulillah.
Seharusnya saya lebih berani berkata 'tidak', namun beberapa pertimbangan membuat mulut ini seringkali membisu. kadang pertimbangan itu lebih bersifat rasional, walau tak jarang yang irasional.
Kawan, kadang saya sudah terlalu lelah untuk memikirkanmu, memikirkan semua hal yang belum tentu terjadi. Hingga suatu hari, bang Fakhri berkata kepadaku,
"Jangan pikirkan!" tak cukup sekali ia meyakinkanku.
"Jangan pikirkan." begitu ia mengulang, menekankan hal itu padaku.
Tak terbayang olehku bagaimana menjalani hari tanpa memikirkanmu, memikirkan target-target yang tak terlihat ujungnya, dan tak lagi mengulang mimpi beberapa bulan ini yang terus menggelayut dalam tidur lelapku.
"Jangan pikirkan."
Akan kucoba, bang. Mungkin memang sudah waktunya bagiku menerima kenyataan atas keterlambatanku. Kenyataan bahwa langkah kura-kura ini tak bisa begitu saja menjadi langkah kelinci.
Setidaknya aku akan terus berusaha bergerak maju. Menikmati daratan terjal menuju lautan luas.Yup, lautan. karena ada kemungkinan aku bisa bergerak lebih cepat dibanding daratan.
Tapi siapa yang tau jika aku bisa sampai sana? so, langkah kura-kura di darat, masih lebih baik dari langkahku saat di lautan nanti. Because The Good Day Never be Tomorrow, but Today!
Setidaknya hari ini aku masih bisa melakukan kemajuan!
Alhamdulillah.
