My Movements Trip.

Senin, 23 Juni 2014

(PUISI) Menikmati Kebebasan @Ainu_Sukhnah

Sebuah pantai kecil di tengah musim panas,
pasirnya berkerikil anginnya lembut tak beringas.

Berlari pun aku tak bisa,
mengira bahwa ku sudah ditengah surga.
Ainu Sukhna,
rinduku yang tercipta setelah kutinggal dua tahun lamanya

Aku menikmati panas mentari disana,
berharap ia membakar semua keluh-kesah lama.

Juga setumpuk memoriam yang terabaikan oleh hiruk-pikuk kehidupan kota,
terurai oleh deburan-deburan ombak kecil disana.

Airnya jernih, tak terkeruhkan oleh kebencianku,
bersyukurlah aku karena hal itu.

Sekian lama hitam di hatiku memekat,
mengaburkan indahnya kenyataan hidup yang memikat.
Sekali lagi sykurku karena hal itu,
hingga semua kembali jelas dihadapanku.

Sebuah pantai kecil di tengah musim panas,
pasirnya berkerikil anginnya lembut tak beringas.

Tusukan hangat mentari,
buaian mesra angin pantai,
tawa kecil deburan ombak,
dan wangi khas terumbu karang.

Kulitku memang menghitam,
namun hatiku kembali putih tercerahkan.

Kunikmati,
setiap tusukan panas mentari,
setiap deburan ombak yang datang kesana-kemari,
setiap desahan angin yang datang bertubi-tubi,
setiap momen ketika aku mengingat hari ini.

Hari dimana jiwa menemukan kebebasannya,
hari dimana jiwa menemukan kebebasannya,
hari dimana jiwa menemukan kebebasannya.



*****
"Kuhirup sedalam-dalamnya asinnya lautan
dan sejuknya angin pantai, lalu ku merasakan kebebasan."












Moment 21 Juni 2014 @Ainu_Sukhnah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar