My Movements Trip.

Jumat, 21 Agustus 2015

Catatanku Untuk Para Wanita

Aku terkadang terlalu serius memikirkan beberapa hal, terutama kalau menyangkut wanita. Bahkan masalah yang sepele bisa menjadi besar, lebih-lebih jika itu berkaitan dengan kebangganku sebagai kaum adam.

Contoh kecilnya ketika aku duduk di dalam Bus, lalu ada wanita berdiri tepat di samping. Normalnya akau akan langsung memberikan bangku tersebut, tapi berhubung cuaca panas dan jarak yang ditempuh sangat jauh; hanya ibu-ibu sampai wanita baya saja yang kuberikan, sedang para remaja dan gadis hanya kuberi Ghodul Bashor aja.. hahaha, maaf kita nggak jodoh.

Dan entah kenapa, laki-laki terlalu sering mencari alasan untuk memulai obrolan dengan wanita. Meski saya tak pernah melakukan survey, tapi selaku makhluk normal saya mengkategorikan pengalaman yang saya dapat ini umum dilakukan oleh makhluk yang bernama laki-laki. Meski nama saya Abdurrahman.

Hal yang belakangan ini saya alami namun tidak terlalu penting untuk dipermasalahkan adalah; Jabatan baru saya sebagai badan perwakilan anggota di sebuah organisasi.

Bisa saja saya memilih pasif dan tidak merespon setiap pertanyaan maupun permintaan, dan setelah melewati beberapa masa merekapun nantinya akan terbiasa dengan ketidakhadiran saya. Hal ini saya pelajari dari beberapa kawan yang sudah berpengalaman.

Tambahan aja, hal lain yang saya pelajari dari mereka adalah; Jangan beralasan ketika tidak bisa melakukan sesuatu. Cukup berkata ia atau tidak ketika diminta, bahkan ketika terlambat.

“Maaf, saya terlambat.” Cukup, jangan ditambahkan kalau ban mobil kamu di jalan bocor. Karena apapun alasan yang kamu berikan, mereka hanya mencatat kamu sebagai orang yang terlambat hadir.

Namun anehnya, alasan-alasan seperti inilah yang sering saya gunakan untuk memulai obrolan dengan wanita. So girls, silahkan cuekin saya setelah kamu baca tulisan ini. Meski saya menangis di hadapanmu sampai satu bak air mandi terisi dengan air mata, jangan percaya! Kan kalian tahu kalau laki-laki itu; Buaya Darat. :P

Tidak ada komentar:

Posting Komentar