My Movements Trip.

Kamis, 30 Januari 2014

Sinai dalam Kata



Para mujahid,

Hampir satu tahun ini, setiap kali aku teringat kata 'Sinai', entah mengapa aku sering teringat segerombolan mujahidin yang dengan gagah perkasa melakukan ekspedisi menuju Palestina. ya, kala itu revolusi telah meletus di sana, melawan orang-orang Yahudi yang sangat keras kepala, yang ingin menguasai bumi suci Palestina.

Dan jalur ekspedisi itu melalui Sinai,

Di tengah pembiokotan pemerintah setempat yang telah bersekongkol dengan para Zionis keparat, para mujahidin itu melakukan tipu-daya dengan beralasan ingin melakukan rihlah di Sinai sana. namun rihlah itu terus berlangsung hingga menapakkan kaki mereka di Bumi Palestina.

Jalan cerita bagi para pahlawan tidak selalu bertebar bunga, meskipun mereka berhasil menghalau serangan pertama dari para penjajah, namun mereka kembali ke negara mereka disambut dengan penangkapan-penangkapan yang membabi-buta.


Aku ingin rihlah kesana,

Selalu begitu, keinginanku untuk berjalan-jalan ke tempat-tempat bersejarah di Mesir sangat tinggi, Sinai salah satunya. Namun sebutlah aku orang yang sangat ‘freak’, keterikatanku dengan target-target yang kucoret 5 centimeter di depan mataku begitu tebal, apalagi kalau sudah menyangkut duit, duit, dan duit.

Mengkhayal,

Alhamdulillah, merupakan kata yang kuucapkan atas nikmat yang Allah berikan berupa khayalan, angan-angan dan impian. Sebutlah khayalan, karena dengannya aku bisa sampai di suatu tempat sebelum aku benar-benar menapakkan kedua kakiku disana.

Realitas,

Setidaknya, kedua kakiku kelak akan menjelajah di tempat-tempat itu. ‘Setidaknya’ dan aku sedang berusaha.



30 Januari 201(4). Qasr el-Chok.
Selamat untuk kawan-kawanku yang telah kembali dari Sinai, rihalah sa'idah insyaAllah. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar