My Movements Trip.

Jumat, 01 Juli 2016

Prasangka

Terkadang, aku menyangka orang lain suka memberikan pesan melalui status yang mereka buat, foto profil yang digunakan, senyum ketika bertemu, atau bahkan diam.

Hanya berani menyangka, tak lebih. Aku suka bertanya secara langsung, selain itu yang diajarkan oleh Islam, memang sudah menjadi tabiat umum bahwa prasangka selalu berbeda tergantung kondisi pelaku.

tiap orang memiliki informasi berbeda di kepala mereka. Baik itu sekedar wawasan, ilmu terapan, ataupun kebohongan yang ia anggap nyata.

Suka, bukan berarti aku akan bertanya terus kenapa kamu begini? Kenapa ia begitu? Karena tak semua hal mesti kita ketahui kebenarannya. Lebih tepatnya kita tak memiliki banyak waktu untuk itu.

Karena itulah, hukum ditegakkan berdasarkan apa yang nampak saja. Sedangkan hati, biarkan ia dan Tuhannya yang tau.

Saat ini saya merasa ditinggalkan. Kesempatan yang telah diharapkan dari dulu seolah hilang dari genggaman.

"Itu hanya prasangka." Begitu sisi lain dari hati ini terus meyakinkan.

ya, rasa dan sangkaan negatif itu selalu saja bermunculan. Takut yang berkepanjangan, sedih, marah, dan kecewa. Semua hal itu selalu meminta untuk ditabayun.

Kadang malu masih bersifat kekanak-kanakan seperti ini.

kadang? Ya, di sisi lain menjadi bodoh itu terasa ringan, tak ada beban.

***

Belajar dari senior, kawan-kawan, bahkan adik yang lebih muda dari ku.

"Baiklah. Itu semua hanya prasangka. Masa depan akan kutentukan oleh tanganku sendiri." Tekadku sambil menatap langit. Di sana ada Tuhan yang maha kuasa.

Diterima atau ditolak proposalnya, itu urusan setelah lamaran diajukan. Yah, saat ini beberapa kriteria harus segera dipenuhi bukan? 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar