My Movements Trip.

Senin, 11 Agustus 2014

Musim Semi Sepeninggal Malam

Hai, mungkin sebelum malam berlari kecil meninggalkanku, aku ingin bercerita sedikit padamu.

Ceritaku adalah cerita tentang musim semi yang terus diliputi putihnya salju, mentari datang masih malu-malu, bunga yang seharusnya bermekaran enggan menampakkan indahnya kelopak mereka kepadaku.

Ceritaku dibalik musim dingin (begitulah aku menyebutnya jika musim semi belum datang), adalah sebuah ceita yang panjang terbagi dalam beberapa jenjang, rasa sedih, sakit, kecewa, hingga bahagia membuat semuanya teraduk.

Sedih adalah ketika aku menemukan kebengisan tumbuh di sekitarku tanpa malu-malu, ia menjalar, menjilati wajah orang-orang di sekelilingku dengan lidah dari ujung-ujung dedaunan yang terus merambah dan menggeliyat layaknya hewan melata melilit mangsanya. api kebenciankua atasnya bahkan tak mampu membakar hingga ke akar-akarnya. salah satu kebengisan itu bisa kau rasakan pada wajah teman-temanku yang mengangap enteng permasalahan Rab'ah!

Sakit adalah ketika tubuh tidak bisa lagi menerima perintah dari otak, ia menolak untuk bekerjasama. Sakit yang pernah ku alami terkadang akibat cuaca yang tidak bisa lagi ditolerir oleh tubuhku, kadang dingin-kadang panas, Sakit juga ditimbulkan oleh error-nya sistem otakku dalam menghadapi situasi-situasi yang tidak enak secara naluri dan intuisi atau bahasa pasarannya 'Galau'.

Kecewa biasanya adalah buntut ketidak-samaan suatu hasil dengan keinginan awal yang telah kita angan-angankan. Meski syukur itu harus tetap ada, namun rasa kecewa bagi saya adalah bukti bahwa keinginan untuk lebih baik itu ada!

Bahagia adalah ketika kau masih memiliki harapan untuk terus hidup, bangkit, berjalan, mengepalkan tangan dan tinjumu kepada lawan. Meski sekedar harapan, setidaknya senyuman untuk menyambut kemenangan sudah kita persiapkan.

Dari sekian banyak kesedihan yang membuat wajahku hitam legam, rasa sakit yang membuat tubuhku sempoyongan, dan kecewa yang membuat dada ku remuk-redam, akhirnya aku memilih kebahagiaan untuk terus ku genggam.

Oh iya, kini malam sudah makin jauh meninggalkanku, ia terus berlari-lari kecil, meski kadang ia jatuh tersandung, namun hebatnya ia segera bangkit. Mengesankan namun sedikit membuat hatiku terluka.

Ah, malam sudah makin menjauh.. kini perkenankanlah aku untuk segera berlabuh,

Oh, kasur empuk tempatku membuang peluh
di pojok ruangan, tolong jangan kau mengeluh.

Tubuh kecil, tubuh besar
kau terima dengan tangan terbuka lebar

aku membawa lelah,
aku memikul resah

Lalu, kau biarkan malam berlalu,
dan panggilan shubuh menghampiriku.

Selamat datang, Fajar!
"Sapalah aku dengan panggilan rindu."

*****

Istana Peradaban, 12 Agustus 2014.

Minggu, 20 Juli 2014

Vektor.





21 Juli 2014.

Vektor, itulah pertama kali saya mengenali salah satu bentuk desain grafis satu ini, menyambungkan dari satu garis ke garis yang lain, hingga akhirnya disempurnakan dengan memberi warna yang sesuai dengan model foto. tidak susah, karena saat kita menyatukan garis dan memberikan warna, kita hanya mengikuti apa yang ada di foto, semacam menjiplak gambar gitu.

Terakhir kali saya membuat vektor sekitar tiga tahun yang lalu, waktu itu adalah pertama kalinya saya mengenal OS (Operational System) Corel Draw yang saat itu sudah X5, belajar otodidak dari youtube hingga akhirnya dasar-dasar OS ini bisa saya fahami.

Moto saya dulu hingga saat ini masih sama, "Tiru, Kembangkan, & Ciptakan." Namun hal buruknya adalah saya stagnan di kata "Tiru." tidak ada inovasi baru yang bisa saya kembangkan terlebih lagi untuk diciptakan. Sangat disayangkan memang, namun yang patut saya syukuri adalah kemampuan meniru saya sedikit berkembang. Saya pikir yang membedakan karya dulu dengan karya yang sekarang adalah garis-garis tajam saat membuat gambar sudah mulai berkurang. ya mungkin itu saja perkembangan yang saya alami, karena desain di atas adalah desain kedua saya setelah TIGA TAHUN LALU. jadi tolong ucapkan selamat kepada saya. Hhaha






13 Oktober 2011


****
Tapi setelah saya pikir kembali, ko' bagusan desain lama ya,, anda yang sependapat?
yah,, waktu itu saya mengerjakannya sambil belajar dengan tutorial youtube, dan sekarang langusng menggunakan feeling sendiri.

Memang beda hasilnya orang yang sedang giat belajar dengan yang sudah lama berhenti belajar ya.. Huh.. :p



Darrasah, 21 Juli 2014.
Mengisi Ramadhan dengan mengasah hobi!

Kamis, 10 Juli 2014

FINAL.. HERE WE GO!!

Akhirnya tim yang saya dukung di gelaran Piala Dunia kali ini berhasil mencapai Final, sering saya katakan bahwa kiper dan para pemain yang berada di jantung pertahanan Argentina kurang menjanjikan dan sering bikin was-was, namun akhirnya mereka membuktikan dengan serangkaian penampilan dan hasil postif di babak sistem gugur ini.

Sempat diragukan oleh semua orang termasuk saya sendiri, akhirnya tim ini berhasil memperlihatkan keinginan mereka untuk menapaki Final. bisa kau lihat sendiri keinginan itu mengalir kuat dalam  diri mereka saat melawan belanda, terbuka dan tampil menyerang, mereka tidak takut ancaman quick counter yang dipimpin langsung oleh si cepat Robben. Setiap lini memperlihatkan kerja kerasnya dalam menggempur sekaligus menahan gempuran lawan, begitu pula saat adu pinalti.

Jerman adalah lawan yang akan mereka hadapi di babak Final nanti. jujur, saat dimluainya pagelaran Piala Dunia ini, yang terbayang di fikiran saya adalah keunggulan 4-0 Jerman atas Argentina pada Piala Dunia 2010 lalu. Saya sangat berharap bisa bertemu jerman di babak sistem gugur, namun tidak menyangka harus bertemu di Final.

Bukan untuk balas dendam, namun hanya ingin menunjukkan bahwa tim ini telah bekerja keras untuk bisa bersaing dengan permainan brilian Jerman.

FINAL.. HERE WE GO!! 






Senin, 23 Juni 2014

(FOTO) LPJ ISLAH Mesir. Dokumentasi Ikhwan


Pamflet Acara


 Mempersiapkan Banner Acara Bersama Senior Hikmatyar Ayyubi


Test Kesesuaian Warna Font Dengan Background


Ternyata Perkiraan Warna Background Salah

 Menunggu Peserta Datang


Fase Awal: 
Membahas AD & ART ISLAH Daerah Mesir


Ditemani Oleh Bakwan Yang Dibuat Oleh Panitia Akhwat


Fase Kedua:
Laporan Pertanggung Jawaban Dewan Pengurus
ISLAH Daerah Mesir Periode 2013-2014.
Diterima Dengan Predikat Jayyid

Laporan Dari Ketua ISLAH Daerah Mesir Periode 2013-2014, 
Ramdhani Setiawan.

 Laporan Dari Bendahara ISLAH Daerah Mesir Periode 2013-2014,
Said Ramadhan an-Nadawi.


Break:
Makan Mie Ayam Hasil Kreativitas Panitia Akhwat.

Fase Ketiga:
Pemilihan Ketua Baru ISLAH Daerah Mesir Periode 2014-2015
 

Masuk Tiga Besar; Ucu Suhendar, Raidun Zaki, dan Yusuf Ibrahim.


Kata-kata terakhir dari Ketua Demisioner ISLAH Daerah Mesir.

Penyerahan Simbolis kKepengurusan dari Ketua Demisioner Kepada Ketua Baru, 
Raidun Zaki.



@Baruga_Sulawesi, 19 Juni 2014

(PUISI) Menikmati Kebebasan @Ainu_Sukhnah

Sebuah pantai kecil di tengah musim panas,
pasirnya berkerikil anginnya lembut tak beringas.

Berlari pun aku tak bisa,
mengira bahwa ku sudah ditengah surga.
Ainu Sukhna,
rinduku yang tercipta setelah kutinggal dua tahun lamanya

Aku menikmati panas mentari disana,
berharap ia membakar semua keluh-kesah lama.

Juga setumpuk memoriam yang terabaikan oleh hiruk-pikuk kehidupan kota,
terurai oleh deburan-deburan ombak kecil disana.

Airnya jernih, tak terkeruhkan oleh kebencianku,
bersyukurlah aku karena hal itu.

Sekian lama hitam di hatiku memekat,
mengaburkan indahnya kenyataan hidup yang memikat.
Sekali lagi sykurku karena hal itu,
hingga semua kembali jelas dihadapanku.

Sebuah pantai kecil di tengah musim panas,
pasirnya berkerikil anginnya lembut tak beringas.

Tusukan hangat mentari,
buaian mesra angin pantai,
tawa kecil deburan ombak,
dan wangi khas terumbu karang.

Kulitku memang menghitam,
namun hatiku kembali putih tercerahkan.

Kunikmati,
setiap tusukan panas mentari,
setiap deburan ombak yang datang kesana-kemari,
setiap desahan angin yang datang bertubi-tubi,
setiap momen ketika aku mengingat hari ini.

Hari dimana jiwa menemukan kebebasannya,
hari dimana jiwa menemukan kebebasannya,
hari dimana jiwa menemukan kebebasannya.



*****
"Kuhirup sedalam-dalamnya asinnya lautan
dan sejuknya angin pantai, lalu ku merasakan kebebasan."












Moment 21 Juni 2014 @Ainu_Sukhnah.

Rabu, 18 Juni 2014

Sabtu, 14 Juni 2014

Hari ini Terasa Aneh

Hari ini gw aneh banget, ngebahas sesuatu yang gw aja ngga' tau bakal join apa kaga'. seolah-olah penting banget gitu, dan jantung gw berdebar, berpacu dengan ketidak-jelasan manfaat apa nantinya yang bakal gw dapet.

Gw baru beli hape, salah satu kelebihan hape yang gw beli adalah kamera yang memiliki kemampuan menagmbil gambar sebesar 5 Mega Pixels. Jelas gw beli tuh hape buat mendokumentasikan aktivitas gw. kebetulan beberapa hari kedepan ada banyak tawaran rihlah, dari kekeluargaan, PIP, maupun angkatan almamater gw.

Meski pada dasarnya gw anti sama yang namanya alan-jalan, dan hanya akan melakukan jalan-jalan kalau ada permainan sepak bolanya saja, namun apa daya, saat ini kaki gw lagi ada sedikit masalah sehingga tawaran rihlah dalam bentuk apa aja kemungkinan besar gw terima, dan sudah saya sebutkan, buat uji coba kamera baru gw!

Uang, yang memang hal satu ini ngga' bisa ditawar-tawar, akhirnya gw memutuskan memilih paket rihlah yang biayanya sangat sedikit. dan bisa dibilang gw ini emang pelit.

Markaz Nil, antara hari Selasa (16), Rabu (17), atau Kamis (18) gw akan segera memulai proses belajar lagi. suntuk? engga',, akhirnya belajar udah bukan masalah lagi buat gw, bahkan udah jadi candu.

Dan entahlah, ketika mulut sudah berucap, & tangan sudah mengetik dengan mantap; serasa enggan untuk menghadap kebelakang.

Padahala sabda Baginda Rasul:

"استفت قلبك"



Darrasah, 14 Juni 2014